Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember) Solusi Budidaya Ikan Di Pekarangan Rumah

0
1032
Sumber : Ciptaning W Jati

Budikdamber adalah budidaya ikan yang dilakukan di dalam media ember. Budidaya ikan dan sayuran dalam satu ember ini merupakan sistem akuaponik (polikultur ikan dan sayuran). Budidaya sistem akuaponik pada prinsipnya menghemat penggunaan lahan dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan hara dari sisa pakan dan metabolisme ikan. Sistem ini merupakan budidaya ikan yang ramah lingkungan (Setijaningsih dan Umar, 2015). Budikdamber sangat mudah diaplikasikan di masyarakat kebalikan dengan sistem akuaponik yang berkembang biasanya selalu membutuhkan pompa dan filter yang akhirnya membutuhkan listrik, lahan yang luas, biaya mahal, dan rumit dalam pembuatanya.
Budidaya ikan dalam ember berpeluang meningkatkan kebutuhan akan protein hewani dan sayuran serta memudahkan masyarakat mendapatkan ikan dan sayur di lingkungan tempat tinggal. Cara ini sangat baik dikembangkan dipekarangan rumah yang mempunyai lahan sempit. Ikan yang biasa digunakan pada budikdamber adalah ikan lele, Ikan lele termasuk ikan yang bisa hidup dengan kepadatan tinggi dan tahan terhadap kualitas air yang kurang baik bahkan ikan lele dapat hidup pada kondisi oksigen yang sangat rendah, hal ini disebabkan karena ikan lele mempunyai alat bantu pernafasan berupa arborescant yang dapat mengambil oksigen langsung dari udara sehingga ikan lele sangat cocok untuk budikdamber. Tanaman yang biasa digunakan untuk budikdamber adalah kangkung, sawi, pakcoy, selada dan bayam, tetapi yang paling banyak digunakan pada budikdamber adalah kangkung, karena tanaman kangkung mudah untuk ditanam dengan metode apa saja termasuk budikdamber, waktu panen yang cepat dan bisa dipanen berkali-kali.

Alat dan Bahan Budikdamber

  1. Ember ukuran 80 liter
  2. Benih ikan lele, 60 ekor
  3. Bibit kangkung
  4. Gelas plastik, 10-12 gelas
  5. Arang kayu/batok kelapa
  6. Kawat
  7. Tang
  8. Solder
  9. Garam krosok

• Persiapan Budikdamber

  1. Sediakan ember ukuran 80 liter kemudian sediakan gelas untuk media kangkung sebanyak 10-12 buah, lubangi bawah gelas dengan solder agar tanaman kangkung dapat menyerap unsur hara dari air media.
  2. Potong kawat sepanjang 12 cm dan buat kait untuk pegangan gelas dalam ember dan rangkai gelas mengelilingi mulut ember
  3. Isi ember dengan air sebanyak 60 liter setelah itu tambahkan garam krosok untuk menghambat pertumbuhan parasit dan bakteri pathogen
  4. Air didiamkan selama dua hari kemudian tebar bibit ikan lele ukuran 7-9 sebanyak 60 ekor.
  5. Pindahkan kangkung yang telah disemai ke dalam gelas kemudian isikan dengan arang batok kelapa sebanyak 50-80 % ukuran gelas
Sumber : Picdove

• Pemeliharaan Budikdamper

Pemeliharaan budikdamber sangat sederhana, letakkan ember di tempat terkena sinar matahari maksimal. Berikan pakan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore sebanyak 3-5% . Agar kualitas air tetap baik bisa dilakukan penyiponan dasar ember untuk membuang kotoran yang mengendap didasar ember / dengan pergantian air 1 minggu sekali.

• Waktu Panen Kangkung dan Ikan

Waktu panen tanaman kangkung pertama adalah 14-21 hari sejak tanam. Saat panen pertama sisakan kembali bagian bawah atau tunas kangkung untuk pertumbuhan kembali. Panen ke-2 dan selanjutnya berjarak 10-14 hari sekali. Panen kangkung bisa bertahan 4 bulan. Untuk waktu panen ikan lele dapat dilakukan dalam waktu kurang lebih 2 bulan .
Dengan menerapkan budidaya ikan dalam ember kita mendapatkan manfaat ganda dari kangkung dan ikan. Yaitu, bisa kita manfaatkan kapan saja dalam kondisi segar, sehat, dan bebas kontaminasi bahan yang berbahaya. Selamat mencoba dirumah 😀

Daftar Pustaka
Ipanna. et.al,. Aplikasi Budikdamber ( Budidaya Ikan Dalam Ember ) Untuk Keterbatasan Lahan Budidaya Di Kota Medan. Abdimas Talenta 3 (2) 2018: 422 – 426 http://jurnal.usu.ac.id/abdimas.
www.picdove.net/homefishery
https://makassar.terkini.id/budikdamper-inilah-salah-satu-solusi-pangan-masa-depan/
https://cwjati.com/2018/11/25/budikdamber-panen-ikan-dan-sayur-bersamaan/


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here